Meskipun saat ini RS Elisabeth belum bisa melayani kegiatan operasi untuk penderita Hydrosephalus dan juga memperhatikan faktor keamanan ditengah pandemi covid -19, Wisma Kasih Bunda tetap berpegang teguh pada kegiatan sosial untuk membantu sesamanya. Bukan hanya penyakit saja yang dibantu, perbaikan mental dan pembelajaran juga menjadi bagian kegiatan sosial yang dilakukan oleh Wisma Kasih Bunda.

Bertepatan pada peringatan HUT RI ke 75 Wisma Kasih Bunda mengundang anak-anak dari Yayasan Bina Bunda. Sekitar 20 anak dari Yayasan Bina Bunda mendapatkan pengalaman pertama kali menyanyikan lagu-lagu perjuangan yang diiringi oleh para wali menggunakan angklung. Anak-anakpun ceria sekali mengikuti lomba yang dikemas sedemikian rupa yang dikhususkan untuk anak-anak yang berkebutuhan khusus.

Dalam kesempatan itu, Bunda Anne Avantie selaku pembimbing Yayasan Wisma Kasih Bunda dihadapan para wali mengatakan bahwa Wisma Kasih Bunda mendapat support dari Bank Sampoerna melalui Tabungan Hati untuk meringankan biaya operasi dan pemulihan bagi penderita hydrocephalus dan juga penderita lainnya, termasuk kegiatan ini adalah bagian dukungan dari Bank Sampoerna.

Bunda Anne juga berpesan bahwa hidup berbangsa harus berpikiran luas dan harus saling bertoleransi satu dengan yang lainnya. Saling menghargai dan saling menyemangati. Terutama untuk anak-anak yang istimewa ini, ada semangat yang luar biasa  yang didapat dalam acara ini.