Bank Sampoerna Selenggarakan Forum Diskusi dan Edukasi Literasi Keuangan Untuk Kalangan Media

Bank Sahabat Sampoerna (Bank Sampoerna) kembali menyelenggarakan Edukasi Literasi Keuangan yang merupakan program yang dicanangkan oleh OJK beberapa tahun yang lalu. Kali ini yang disasar adalah kalangan wartawan. Dengan mengambil tema Memahami Laporan Keuangan Bank, tidak kurang dari 11 perwakilan media massa mengikuti kegiatan. Kegiatan berlangsung pada tanggal 18 April 2017 di lantai 3A Gedung Sampoerna Strategic Square, Jakarta Selatan.

 
Dalam sambutan pembukanya, Adriana R Novitasari – Human Capital Head Bank Sampoerna – mewakili Manajemen Bank Sampoerna, mengatakan bahwa Bank Sampoerna mengedepankan pembelajaran sebagai salah satu aktivitas penting untuk menunjang kesuksesan organisasi. Sebagai organisasi pembelajar maka sharing pengetahuan dilakukan secara praktis dalam forum-forum internal dan eksternal baik antar karyawan maupun dengan komunitas / partner bisnis / nasabah dengan fasilitator karyawan pimpinan senior di bidangnya termasuk kegiatan ini. Diharapkan agar para jurnalis lebih memahami makna dan arti dari pos-pos laporan keuangan Bank yang dipublikasikan sehingga dapat turut memberikan edukasi ke masyarakat dan meminimalkan kesalahan dalam pemberitaan.
 
Sesi pertama acara ini mendiskusikan bagaimana memahami dan menganalisa laporan keuangan Bank. Sesi ini disampaikan oleh Sjianata, Finance Division Head Bank Sampoerna. Dijelaskan oleh Bapak Nata antara lain tentang kualitas kredit, penggolongan kualitas kredit, perhitungan PPAP (Penyisihan Penghapusan Aktiva Produktif), perhitungan CKPN (Cadangan Kerugian Penurunan Nilai), pengaruh PPAP dan CKPN terhadap CAR (Capital Adequacy Ratio), dan rasio-rasio keuangan Bank.
 
Dan pada sesi akhir acara ini adalah pemaparan proyeksi kinerja Bank Sampoerna hingga akhir Maret 2017 yang disampaiikan oleh Ridy Sudarma, Corp. Communications & Investor Relations Division Head Bank Sampoerna.